Perlukah ‘Tentang’ Baru?

Bismillah…

———————————————

Nah lho yang baru ‘nyasar’ ke blog ini siapa? Haha…

Sadarkah anda kalau blog ini punya total 4 halaman: Beranda, Tentang, Buku Tamu, dan Link. Pretty standard, isn’t it? Bila diperhatikan, halaman ‘Tentang’, itu tulisan singkat berisi identitas saya (yang masih absurt).

Ya iya lah admin –“

Bagi yang belum pernah lihat penampakan halamannya, langsung saja: Tentang

Perlu bangetkah saya membukanya, admin?

Nope. Freedom of choice, buddy🙂

Jika anda memilih untuk membukanya, maka saya dapat katakan *ehem*

Alay banget, sumpah pake banget!

Ya, itulah kira-kira gambaran tentang saya 6 TAHUN YANG LALU *muntahmuntahdeh*ngakak.gif

Saya tidak bisa menjelaskan perasaan saya setelah mengalami evolusi selama bertahun-tahun, kemudian membaca halaman ‘Tentang’ tersebut, sungguh😀

Oh my, sudahlah…

Nah, jadi mengertikah anda maksud judul postingan saya (yang absurt untuk kesekiankalinya) kali ini? Ya. Perlukah saya menyunting halaman ‘Tentang’ absurt nan alay tersebut?

Hmm… Gak pa pa lah min, sunting aja, lagian ente kan sudah menapaki dunia perkuliahan. Rubah image lah…

Yep, exactly what I thought.

Tapiii… *jengjengjengjeng*

Biarkan saja lah, saya akan meninggalkannya seperti itu saja, sebagai pengingat bahwa saya juga manusia biasa yang pernah memasuki tahap ‘anak alay’ dari siklus hidup manusia😀

Hmm… Tapiii…

Tapi tapi terus min –“

Haha baik-baik… Saya rasa juga perlu ada sedikit perbaikan. Jadi, mungkin akan saya tinggalkan keputusan Perlukah ‘Tentang’ Baru ini di tangan  para pembaca sekalian shakehand2

Ngarep banget min? ngakak.gif

Etto, mengharap itu boleh kan😉

Jadi, ini pertama kalinya saya membuka polling…

Meskipun saya tidak berharap banyak yang akan memberikan suaranya untuk polling ini hehe… Terima kasih telah berkunjung, dan memberikan suara *iwish*shakehand2

What is this???

Bismillah…

——————————————————–

Oyaoya….

Woy apa-apan ini maksudnya admin???

Jengjeng… Tiba-tiba saja ada post baru pukul 1:32am WITA (saat admin memutuskan menulis) sodara-sodara!

Ini yang punya blog masi hidup toh? Kirain udah ketelen lubang hitam, 1 tahun gak nongol-nongol –“

Mari saya ingatkan apa yang saya post-kan 1 tahun yang lalu…

Iya, katanya hibernasi, terus mau lanjut lagi. Lha ditunggu 1 tahun kagak ada kabarnya. Ini admin udah pinter main PHP kali ya

Etto… Baiklah, memang saya ini orangnya hopeless T.T

Oke, enough with this useless argument. Jadi, ya… Apakah saya sudah pernah katakan bahwa saya orangnya pemalas? Saking malasnya sampai-sampai tidak pernah mempostingkan barang 1-2 tulisan lagi?

Jujur saya bingung sama diri saya sendiri… *devilstare~

Ehem… Lanjut…

Sebenarnya jika kemalasan itu menghadang, tidak lain karena murni saya tidak punya ide mau tulis apa.

More excuse?

Tidak… tidak… Saya bukan mati-matian mencari alasan kenapa tidak pernah menulis lagi (buat apa juga coba?). Jadi mari saya ulangi lagi: MURNI saya tidak punya IDE mau tulis apa.

Sudah jelaskah sekarang? Jadi, saya ingin berterimakasih kepada orang-orang yang maybe ‘nyasar’ ke blog ini, atau yang memang murni nyungsep karena kepo blog ini masih hidup kah atau tidak. Terima kasih karena sudah melihat blog ‘absurt’ ini. From now on,saya akan berusaha mengingat bahwa saya masih punya blog yang dari awal pembuatannya saya dedikasikan untuk menulis dan tulisan itu bisa dilihat dan dinikmati oleh orang lain (entah orang itu ‘terpaksa’ atau tidak membacanya) dan HARUS saya USAHAKAN untuk diisi tulisan kembali🙂

Akhir kata, semoga dalam waktu dekat otak saya tercerahkan.

Wassalam…

——————————————————–

Sekilas info (mungkin tidak penting):

Admin yang dulunya anak SMP ingusan ini sudah menginjakkan kaki di dunia perkuliahan (tidak penting kan?)😀

 

 

Hibernasi Anda Kelamaan!

Konbanwa~

Oyaoya…

—————————————————————————————————————

Pengunjung: Admin, selama ini kemana sih?!

Admin: Gomen nee~ blogging spirit saya lagi hibernasi.

Pengunjung: Terus ngapain sok-sok pake bahasa jepang?

Admin: Saya keracunan… anime (salah satu faktor saya gak ngurus ini blog, gara-gara kecanduan nonton anime -.-“)

Pengunjung: Ah bodo amat. Terus ini blog masi hidup gak?

Admin: Insya Allah, ini spirit saya udah bangun kayaknya. Jadi, pasti saya pertahankan untuk tetap hidup.

Pengunjung: Ya bagus deh. Emang ngapain aja sih selama ini sampe-sampe gak ngurus ini blog?

Admin: Yah, bisa dikatakan saya “menikmati masa SMA” saya, terlebih lagi kelas 11 dan 12 ini.

Pengunjung: Menikmati tapi gak bagi-bagi pengalamannya dimari?

Admin: Yah, gimana ya? Saya bukan tipe orang yang mencatat (atau mengingat) semua kegiatan yang saya lakukan, saya juga gak punya diary atau sejenisnya yang bisa saya gunakan untuk menulis semua pengalaman saya.

Pengunjung: Lah, terus ini blog fungsinya buat apa?

Admin: Hmm… Awalnya sih iya buat ngalor ngidul tetang pengalaman saya. Tapi sekarang mungkin saya fokuskan kecerpen aja ya.

Pengunjung: Iya, terus cerpen barunya manaaaaa???

Admin: Etto… Ini mau saya kerjain kok ._. *tampangtidakmeyakinkan*

Pengunjung: Awas aja kalo bohong terus gak nulis-nulis.

Admin: Ehoheh… Iya… Ditunggu saja. Banyak tasks lain yang harus saya kerjakan. Ahahahah… *tampangngeles*

Pengunjung: Anda benar-benar hopeless -.-“

————————————————————————————————————————–

Anyway, saya cuma mau bilang:

HIBERNASI SAYA KELAMAAN!

Walk In Silence

In the silences I found you, beneath the highlight.

Come to see you just to know you, day by day.

Jam tanganku menunjukkan pukul 20.10.  Tidak biasanya dia selama ini ─ sepuluh menit ─ di dalam sana.  Kucoba menengok ke dalam.  Ternyata dia masih berbicara dengan temannya.  Tanpa kusadari, seseorang telah berada di belakangku.

“Cari siapa, Mbak?”

Aku kaget dan buru-buru menjawab.

“Eh, nggak cari siapa-siapa kok.  Cuma…  Cuma mau liat-liat.” kataku gelagapan.

“Oh…  kenapa nggak masuk ke dalam aja?”

“Eh, nggak usah…”

Tiba-tiba kulihat dia ─ orang yang kuperhatikan dari tadi ─ menuju pintu keluar.  Sontak aku langsung membalikkan badan dan mengambil langkah seribu, menjauh dari situ.  Orang yang bertanya padaku tadi kebingungan.  Ah, biarkan saja.  Yang penting aku tidak terlihat oleh dia dulu. Continue reading

I’ll Be Yours

“Love is breathin’ slowly into my vein.”

Sudah tiga bulan lamanya aku kenal dengannya.  Dia, seorang lelaki periang dan spontan yang tidak sengaja kukenal saat di toko buku.  Waktu itu dia tiba-tiba menyapaku yang asik bongkar-bongkar komik Jepang kesukaanku.

“Hai, suka baca School Rumble ya?” pertanyaan spontan itu membuatku salah tingkah.

“Eh…  I, iya.  Kamu juga?”

“Iya.  Ini tu manga paling gokil yang pernah aku baca.  Oh iya, namaku Will.  Kamu?”

“Aku Veny.”

Aneh memang, tapi dari situlah aku mengenal sosok Will yang menurutku unik.  Dan hari-hari setelahnya kami selalu bertemu di saat yang tak terduga.  Dua minggu kemudian aku baru tahu kalau dia tinggal hanya dua blok dari rumahku.

Aku memang sedikit naif mengakuinya, tetapi Will menumbuhkan perasaan itu padaku.  Ya, perasaan terkutuk yang berhasil kulupakan kurang lebih setahun dari hidupku.  Aku tidak ingin perasaan itu mengusikku lagi, setelah seorang lelaki brengsek ─yang kupikir dia adalah takdirku─ membuatku terbang terlalu tinggi dengan perasaan itu, kemudian ─tanpa beban─ menjatuhkanku ke tanah yang begitu keras.  Setahun yang lalu.

¤¤¤ Continue reading

First Post In 2012!

Holaaaaaa !!!

Sudah lama lamaaaaa banget gak ngurus ini blog.  Yah, emang kasian sekali blog ini, yang punya males banget update😦

Ya, emang udah 9 bulan sejak post terakhir saya (udah kaya mau melahirkan saja).  Tapi Alhamdulillah yah, masi banyak yang berkunjung😆

Oke, sebenarnya saya udah mau post sesuatu dari dulu, tapi gak jadi-jadi. Saya pengen nge-post pengalaman saya jadi siswa di Australia, dalam rangka pertukaran pelajar yang diadakan oleh oleh sekolah saya (sombong dikit gak papa ya😀 ). Rencananya akan saya tulis dalam bahasa inggris, tapi sampai sekarang gak jadi-jadi😆

Ya udah, mending baca cerpen saya yang baru aja ya, yang sebentar lagi saya post-kan😉

Oh ya, cerpennya juga bisa dibaca di ngomik.com

Seringan Awan

iPod kesayanganku terus memutarkan lagu itu berkali-kali.  Ya, jika sedang suka-sukanya sama satu lagu, pasti kuputar lagu itu berkali-kali sampai puas mendengarkannya.  Lagu dari band indie asal Bandung, Homogenic, terus berputar di otak ku.  Bukan cuma karena suara yang ‘wah’ dari vokalisnya (vokalisnya yang baru.  Vokalisnya yang lama juga punya karakter suara yang unik) dan lagunya yang keren, tapi juga karena keadaanku benar-benar cocok dengan lagu itu.

Ya, tiap kali melihatnya, ataupun berada didekatnya, hatiku terasa ringan, seperti awan.  Pantaslah lagu Seringan Awan dari Homogenic ‘menyihirku’.  Menurutku itu bodoh.  Maksudku, bagaimana bisa cuma gara-gara seseorang, kita merasa begitu ringan, tenang.  Mungkin aku terlalu naif bila berkata begitu.  Buktinya diriku sendiri sedang mengalaminya.  Itu yang dinamakan kasih sayang, atau cinta?  Sudahlah, aku tidak mengerti tentang cinta, atau dengan kebahagiaan yang ditimbulkannya, atau dengan kepedihan yang mengikutinya. Continue reading