Simfoni Dari Langit

Hari ini datang lagi, seperti hari-hari sebelumnya.

Kulihat ia jatuh dari awan yang kelam,

menimpa tubuh anak-anak yang berlarian di bawahnya.

Suaranya berisik ketika ia jatuh di atap seng sebuah rumah,

kadang lolos begitu saja, membuat pemilik rumah kerepotan.

Tetapi dari sinilah, dari tempat ku berdiri,

aku bisa menyaksikan fenomena alam yang tidak pernah sirna.

Hujan di penghujung bulan, saat yang paling ku rindukan.

Karena pada saat itulah, aku bisa mendengar,

melihat, merasa, mendalami, menjiwai,

dan ikut berperan sebagai seseorang yang turut meramaikan

simfoni yang datang dari langit mendung.

Hujan akan terus datang mengguyur hati dan jiwa insan manusia yang bernaung di bawah kuasa-Nya.

2 thoughts on “Simfoni Dari Langit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s