HUT PGRI, harinya para guru dan murid

HUT PGRI, bukan hanya upacara peringatan saja yang dilakukan pada hari itu. contohnya saja di sekolah saya, sehabis upacara dilaksanakan, langsung disusul dengan acara ‘lomba nyanyi ‘ oleh para guru. saya sangat senang karena dengan begitu, ada hal yang bisa dikenang dan membuat perut tergelitik (walaupun saya gak mempan dikelitikin). disamping juga para guru tersebut yang menjadi petugas upacara, yang tentunya membuat pemandangan lucu lainnya. sebenarnya masih bayak acara2 seru lainnya, tetapi karena para guru2 tersebut kalau pegang mic, gak bisa dilepas lagi!! alhasil, sebagian, atau mungkin 3/4 waktu untuk acara2 tersebut termakan karena guru2 saya itu nyanyi aja kerjanya!

padahal acara yang sebenarnya pada ditunggu siswa2 sekolah saya adalah pertunjukan LHC junior (Lombok Hip-Hop Comunity), tetapi karena acara tersebut ditempatkan pada bagian penutup, jadi waktu yang diberikan oleh panitia acara hanya 5 menit! benar2 tidak seru! karena pada saat si pantomin beraksi (pantomin tu keren baget, ya?), tiba2 lagu yang mengiringi gerakan mereka berhenti. guru2 itu gak bisa ngeliat sebentar aja murid2 seneng, ya. seenaknya aja mereka memberhentikan (baca: membubarkan) acara para LHC junior dan para murid. huh, menyebalkan! saya sempat mendengar salah satu kakak kelas melemparkan hujatan kepada guru2 (apa kata2nya terlalu kasar, ya?).

kami disuruh kembali ke kelas, karena di dalam kelaslah acara utama dari perayaan HUT PGRI itu berlangsung. acaranya tidak lain adalah: sambutan dari guru, pertunjukan puisi dan nyanyi, pemberian hadiah untuk para guru, dan yang paling ditunggu-tunggu, yaitu acara makan2! haha, memang tujuan semua orang antusias merayakan acara HUT PGRI dan berlomba-lomba dalam menghias kelas masing2 adalah untuk membuat kelas lain merasa dirinya ‘katrok’. dan apalagi kalau bukan karena makanan yang bakal disuguhin buat acara itu sendiri. sebenarnya uang yang digunakan untuk membeli segala bahan untuk menghias kelas dan makanan tidak lain berasal dari sumbangan siswa sendiri (ya iyalah, masak mau didanai ama presiden?). tidak tanggung2, setiap siswa harus menyumbang minimal 15 rb!

karena mungkin hanya kelas saya saja yang mengumpulkan uang paling banyak (mungkin, karena saya belum survei ke kelas lain), jadi makanan kami adalah ketering nasi kotak, sebuah kue tar (karena teman saya juga ulang tun pada tanggal itu, jadi dia yang beli kuenya). dan karena di kelas ada temen yang punya koneksi di salah satu toko kue (maksudnya tantenya), jadi kue yang tadinya katanya berharga 250 rb, dikorting menjadi 50 rb! waw, kalau setiap PGRI begini, saya mah demen banget!

yah, rasanya cuma itu aja yang saya inget dari seluruh rantaian peristiwa yang menyenangkan hari ini, secara saya orangnya pelupa (kayak nenek2 aja). kalau ada yang bisa memberi resep supaya gak jadi pelupa, kasi tau saya ya…!

the end, i hope we have another best day in our life!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s